Authors Posts by operator

operator

241 POSTS 0 COMMENTS

0 153

KUNKER 17
Kamis, (13/07) Kunjungan Komisi A DPRD Kabupaten Malang dengan materi Monitoring Pemerintahan Desa, Bumdes, Keperasi Wanita dan Pelayanan Masyarakat serta pelaksanaan APBDesa.
Hadir dalam acara diatas dari Inspektorat, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Ketua beserta Anggota Komisi A, Camat Kalipare, Kepala Desa , Sekdes, Bendahara Desa, Ketua BPD, LPMD, PKK, Ketua Kopwan dan Karang Taruna se Kecamatan Kalipare.
Camat Kalipare dalam sambutan penerimaannya melaporkan situasi, kondisi serta pelaksanaan ADD dan DD di wilayah Kecamatan Kalipare yang selama ini sudah dilaksanakan sesuai dengan petunjuk yang berlaku.
Pak Heru dari BPM mendorong Pemerintahan Desa (Kepala Desa dan BPD) melalui LPMD untuk memantapkan BUMDES serta membangun kawasan wisata.
Sedang Bu Rini dari Inspektorat menyampaikan dan menghimbau agar pelaksanaan Dana Desa dilakukan semaksimal mungkin, jangan sampai ada temuan-temuan.
Kemudian dri Komisi A yang diwakili oleh Pak Didik menyampaikan himbauan kepada Perangkat Desa karena sudah digaji untuk jamkerja harus sesuai dengan yang berlaku ( mulai pukul 08.00 – 15.30 WIB) sedang untuk Kasun setiap hari harus masuk Kantor dengan jam kerja disesuaikan dengan Kepala Desa, dibicarakan juga masalah Bumdes dimana kedepan akan banyak berperan serta dalam penanggulangan kemiskinan dengan penyediaan bahan pokok (sembako), sedang untuk pelaksanaan APBDesa dihimbau untuk tidak main-main dalam melaksanakan program yang didanai dari Dana Desa dari Pusat maupun Alokasi Dana Desa dari APBD Kabupaten karena salah melangkah / managemen yang amburadul maka proses hukum berbicara.
Acara dimulai pukul 09.15 sampai 12.40 WIB berjalan aman dan lancar.

0 252

13 06 2017
Rabu (13/06), berdasarkan surat Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia kepada Inspektor Kabupaten Malang tertanggal 09 Mei 2017, Nomor : B2750/Kemensetneg/D-2/DM 03/05/2017 Perihal Pengadiam Masyarakat Desa Tumpakrejo Kecamatan Kalipare, atas Nama Sutarmidi alamat Desa Tumpakrejo Rt. 04 Rw.06 Kec. Kalipare Kabupaten Malang, yang melaporkan bahwa Kepala Desa Tumpakrejo melakukan Pungli dalam pembuatan Sertifikat Tanah Redis/P II dan ada indikasikorupsi Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.
Terkait hal diatas maka Inspektorat Kabupaten Malang hari ini menurunkan Tim sebanyak 7 orang yang dipimpin Rini Nurhayati tiba di Desa Tumpakrejo pukul 10.45 WIB dan langsung diterima Kepala Desa Tumpakrejo yang didampingi PLH Sekcam, Kasi Pemerintahan dan Pendamping Desa serta semua Perangkat Desa.
Agenda pemeriksaan yaitu Administrasi dan Lapangan dengan hasil untuk Administrasi belum/tidak ada temuan yang berarti sedang untuk pelaksanaan Proyak/Lapangan semua dikerjakan sesuai dengan RAB yang tertuang dalam APBDesa, bahkan seharusnya ada partisipasi dari masyarakat berupa bantuan swadayauang /material Tim Pelaksana Kegiatan tidak berani menarik, masyarakat hanya dilibatkan jika ada kerja bhakti ( tenaganya saja ). Itu semua juga sesuai dengan pemeriksaan oleh Tim ahli dibidangnya yang juga dibentuk oleh Inspektorat Kabupaten Malang beberapa waktu lalu untuk desa-desa se Kecamatan Kalipare tidak ditemukan permasalahan yang berarti.
Untuk pihak pelapor sendiri setelah dicari informasinya ke Kepala Dusun dan Sunarno Ketua RT. 04 / RW 06 menyatakan bahwa tidak ada penduduknya yang bernama Sutarmidi tapi ada namanya Tarmidi tapi orangnya sudah Jempo tidak tau masalah apa-apa masalah surat itu.
Heru Sumbodo Kepala Desa Tumpakrejo memberikan tanggapan ringan yaaa.. itu hanya orang yang iri dan kurang kerjaan, tenang saja yang penting kerja-kerja dan kerja biar orang lain bicara apa.

0 170

Untitled
Selasa (23/05), Bertempat di Pendopo Desa Arjosari dilaksanakan pembinaan Perangkat Desa serta RT dan RW se Desa Arjosari.
Acara dipimpin Kepala Desa Arjosari Imam Mahmudi,SPd dan dihadiri oleh Muspika besewrta Staf.
Imam Mahmudi dalam sambutannya menyampaikan terkait masalah Keamanan menjelang Bulan Ramadhan serta pelaksanaan pembangunan yang akan dilaksanakan tahun ini baik itu dari Swadaya Masyarakat maupun bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Kabupaten , disinggung juga masalah kebersihan lingkungan.
Camat Kalipare memberikan arahan untuk RT dan RW yang merupakan ujung tombak pemerintahan yang paling bawah dan kerja sosial agar mengisi Buku Administrasi minimal Buku Penduduk, Buku Tamu dan Buku Kegiatan dimana buku tersebut pengadaannya oleh Pemerintah Desa.
Sedang untuk Perangkat Desa tolong Tugas Pokok dan Fungsinya dipahami dan dilaksanakan dengan disiplin yang disertai keikhlasan.
Acara dimulai pukul 09.30 hingga 12.30.aman dan lancar.

0 152

Gerak Jalan
Selasa (23/5), Dalam rangka kegiatan Bulan Bhakti Gotongroyong Masyarakat (BBGRM) serta guna menekan dan mengendalikan laju pertambahan Penduduk bertempat di Puskesmas Kalipare dilaksanakan Safari Keluarga Berencana.
Kegiatan dilaksanakan atas kerjasama antara BKKBN/PKB Kecamatan , Puskesmas Kalipare serta Kader PKK desa se Kecamatan.
Antusias masyarakat begitu tinggi dalam mengikuti kegiatan dimaksud yang terbukti dengan meningkatnya peserta KB dari tahun ke tahun, untuk Safari kali ini diikuti oleh 43 akseptor dengan jenis pelayanan 1 IUD dan 42 Implan.

0 174

Gerak Jalan
Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang ke 53 Tahun 2017 untuk Kecamatan Kalipare diperingati dengan berbagai kegiatan diantaranya pada tanggai 02 Mei 2017 semua anggota PGRI mengikuti Upacara Bendera di Stadion Kanjuruhan Kepanjen ; tanggal 05 Mei 2017 mulai pukul 07.00 WIB dilaksanakan Gerak Jalan Santai yang diikuti oleh Muspika dan Anggota, semua Anggota PGRI, IGTKI, dan Siswa Siswi TK hingga SLTA, Star dan Finis di depan Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kalipare. Adapun hadiah yang disediakan Panitia ada 2 Sepeda Gunung dan puluhan doorprize.
Tanggal 06 Mei 2017 mulai pukul 07.00 WIB dilaksanakan Senam Kolosal 1000 Siswa siswi Taman Kanak Kanak se Kecamatan dan dilanjutkan dengan parade Drum Band tingkat Sekolah Dasar yang diikuti oleh 7 Marcing Band dari 12 Marcing Band yang diundangan.
Acara berjalan tertin, lancar, aman dan terkendali.
DSenam
Drum Band

0 286

Begrona
Pemilihan Kepala Desa secara serentak di Kabupaten malang dilaksanakan pada 30 April 2017, adapun tahap tahap yang sedang dilalui sekarang adalah dilaksanakan Rapat Penetapan Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa. Pada hari Rabu (05-04-2017) Bertempat di Pendopo Desa Kaliasri Drs. Hartono selaku Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa menetapkan Eko Sumarli dan Gaguk sebagai calon Kepala Desa Kaliasri karena setelah dibuka pendaftaran yang daftar hanya dua orang itu.
Dalam acara itu hadir Muspika, Kasi Pem, Kepala Desa Staf Kecamatan, Anggota Koramil dan Polsek serta serta tokoh masyarakat sebagai undangan.
Kepala Desa Kaliasri Wigirin menyampaikan harapannya agar para calon bertarung secara sportif, tidak menggunakan cara kasar sehingga pelaksanaan Pilkades lancar, semua calon harus siap kalah dan siap menang. Siapapun yang terpilih itulah yang terbaik menurut masyarakat dan harus menjalankan tugas sebaik-baiknya.
Indra Gunawan S.Sos camat Kalipare dalam sambutannya berharap semua pihak ikut mensukseskan gelaran ini. Para pemilih datang dan mencoblos sesuai keinginan yang sesungguhnya bukan karena pengaruh dari luar. Juga untuk tingkat kehadiran diharapkan panitia mengoptimalkan.
AKP. Fatkur Rokhman S.Pd selaku Kapolsek Kalipare menyampaikan tentang kamtibmas termasuk perjudian yang marak di setiap Pilkades;
Setelah penetapan acara dilanjutkan dengan pengambilan Nomor Urut yang nantinya terpampang pada tanda Gambar.
adapun untuk Kecamatan Kalipare ada dua desa yang melaksanakan pilkades yaitu Desa Kaliasri dan Desa Arjosari dimana untuk Desa Arjosari penetapan Calon dan Pengundian nomor urut dilaksanakan pada Kamis tanggal 30 Maret 2017.
Acara dimulai pukul 10.00 WIB sampai 12.30 WIB dengan aman dan sukses.

0 205

1
Jum’at,(31/03) Bertempat halaman rumah Kepala Desa Tumpakrejo Kec. Kalipare dilaksanakan Pelatihan Kader dan Bimbingan Teknis 10 Program Pokok PKK oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang yang dipimpin langsung oleh Ibu Jajuk Rendra Kresna.
Ditempatkan di Rumah Kepala Desa karena Balai Desanya dalam tahap renofasi , dimana menurut rencana pelatihan dan bintek dilaksanakan Bulan Juli 2017 namun karena dijadikan satu dengan giat Santunan Anak Yatim Piatu oleh Ibu Rendra di Pendopo Kecamatan Kalipare maka giat diajukan.
Adapun meteri yang disampaikan ada ( 3 ) tiga antaralain :
1. Bimbingan kepada Pengurus PKK Desa dari Sekretaris, Bendahara, Poja 1 sampai 4 dimana administrasi harus tertib dan lengkap, setiap kegiatan dicatat.
2. Pelatihan Kader Dasa Wisma yang disampaikan oleh Bu Rusman, dimana disetiap RT diharapkan terbentuk 1 atau 2 kelompok Dasa Wisma.
3. Sedangkan Ibu Rendra menyampaikan tentang Pola Asuh Anak, dimana menurut beliau untuk menghancurkan Bangsa Indonesia tidak harus dengan perang tetapi dengan memberikan pelajaran yang salah kepada anak maka itu akan merusak masa depan Bangsa.
Acara dimulai pukul 09.15 sampai 12.45 WIB dan dilanjutkan menuju Kantor Kecamatan Kalipare dengan agenda Pemberian Santuan Anak Yatim sebanyak 30 anak per desa di wilayah kalipare ada 9 Desa.
2

0 205

Kemiskinan
Senin,(06/03) Bertempat di Balai Pertemuan Kecamatan dilaksanakan Rapat Verifikasi Data Kemiskinan yang diikuti oleh Modin se Kecamatan , Petugas PKH , Kasi Kesos Kecamatan dan dipimpin langsung Camat Kalipare
Data dari Bappeda Kabupaten Malang untuk Kecamatan Kalipare terdapat 6.273 yang harus diverifikasi oleh para modin dalam hal ini harus dicek lapangan apakah masih dalam klasifikasi miskin atau sudah kategori mampu berarti bias digantikan dengan yang masih Kategori miskin tapi belum terdaftar ( tidak boleh ditambahkan/ hanya tambal sulam )
Untuk Bedah Rumah diharapkan setia desa membentuk Tim yang menentukan dan melaksanakan. Sedang dananya dianggarkan lewat ADD/DD satu desa satu Bedah Rumah.
Acara dilulai pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB.

0 1725

1.Sumber
Selasa,(21/02) Dengan munculnya sumber mata air baru di Dusun Darungan Desa Kalirejo Kecamatan Kalipare pada malam Jum’at Legi dan mulai rame dikunjungi oleh masyarakat luas pada hari Selasa Kliwon kemaren hingga satu minggu berselang namun air masih mengucur deras, maka warga masyarakat Desa Kalirejo mengadakan tasyakuran/selamatan bermunajat kepada Alloh yang Maha Pemberi karena telah diberikan berkah yang selama ini kesulitan mencari air bersih lalu dimunculkan sumber mata air yang besar.
Bersamaan dengan kegiatan diatas Bapak Sanusi Wakil Bupati mengadakan kunjungan meninjau lokasi Sumber Air (dinamakan Sumber Kalirejo) didampingi oleh Letkol Arm. Muridan, M.Si Komandan Kodim 0818 Malang, Bapak Nasri Kepala Dinas Pertanian, Bapak Moch. Anwar Kepala Dinas Sumberdaya Air serta Bapak Samsul Direktur PDAM Kabupaten Malang.
Berdasarkan tes Laborat oleh PDAM dinyatakan bahwa airnya tidak mengandung zat-zat yang berbahaya artinya layak minum namun harus didiamkan selama 24 jam untuk menurunkan kadar kalsium yang terkandung.
Letkol Arm. Muridan, M.Si dalam sambutannya menyampaikan agar masyarakat menjaga dan merawat sumber dengan sungguh-sungguh, karena menurut informasi pengunjungnya rame hingga jam 2 malam maka keamanan perlu ditingkatkan.
Sedang Wakil Bupati dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat pengunjung agar jangan langsung minum dari sumber lebih baik di masak terlebih dulu.
Acara dimulai pukul 09.20 WIB hingga pukul 12.45 WIB dengan sukses , lancar, aman dan terkendali.

0 1254

Berita
Selasa pagi tanggal 14 Pebruari kegemparan terjadi di Dusun Darungan Desa Kalirejo Kecamatan Kalipare dengan munculnya Sumber Air yang sangat besar dengan debet air + 60 liter /detik.
Awal diketahuinya pada hari Jum’at tanggal 10 Pebruari terlihat air gemericik di tebing dekat selokan tegalan oleh pemilik dianggap air hujan yang merembes namun pada hari selasa ada warga yang dikejutkan dengan suara gemuruh, setelah dicari betapa terkejutnya melihat air yang keluar dari tebing menggerojok dengan begitu derasnya padahal kalau ditinjau dari wilayahnya yang kering dan berbatu kapur, bahkan pernah ada proyek pengeboran air sampai kedalaman 150 meter tidak berhasil.
Dari situ muncul berbagai anggapan masyarakat ada yang mempercayai air itu bisa menjadi obat segala penyakit, ada juga karena hujan yang terus menerus akhirnya muncul sumber air, ada juga yang mempercayai itu adalah berkah dari Yang Maha Esa sehingga masyarakat berbongdong-bongdong membuktikan bahkan kebanyakan dari luar daerah.